A. A Mustofa Bisri, lahir di Rembang, Jawa Tengah pada tanggal 10Agustus 1944 , dari keluarga santri. Beliau belajar di Universitas Al-Azhar, Kairo Mesir. Dikenal sebagai kiai yang mengasuh Pondok Pesantren Roudlatut Thalibin,Rembang. Beliau lebih dikenal dengan sebutan Gus Mus, telah menghasilkan beberapa buku kumpulan puisi dan cerpen.
Cerpen yang berjudul "Gadis Kecil Beralis Tebal Bermata Cemerlang ini sangat menarik karena menceritakan pengalaman pertama kali seorang pemuda ketika akan melakukan perjalanan dari sasiun S ke stasiun J. Ia bertemu dengan Gadis Cilik Beralis Tebal, berdiri di peron stasiun kereta api sambil memandangi dirinya tanpa sedikitpun ia tersenyum .
Gadis ini bukan seperti gelandangan pakaiannya bersih , sikapnyaa mantap, dan matanya bercemerlang tidak seperti gelandangan pada umumnya. Kereta terus berjalan hingga kereta berhenti sampek di stasiun J. Tetapi , sesampainya di stasiun J si pemuda ini masih terbayang h bayang dengan sesosok gadis kecil tersebut yang ada di stasiyn S tadi.
Setelah tiba di stasiun J si pemuda ini akan bertemu dengan teman baru nya yang bernama Sahlan. Pemuda ini menaiki sebuah taxsi online untuk mengantarkan ia ke tujuan. Tetapi , tidak pada umumnya orang yang naik taxsi, ia tidak fokus saat sopir taxsi bertanya "mau kemana pak? Pemuda ini hanya terdiam hanya memberikan alamat tersebut. Di dalam mobil si pemuda masih mengingat gadis kecil tersebut . Sesampainya di rumah Sahlan, Ia disambut baik oleh pemilik rumah. Walaupun rumah tersebut terlihat sederhana tetapi, bersih dan sangat nyaman. Sahlan tinggal bersama adek perempuannya, orang tua nya lagi keluar ke luar kota, ungkapya. Ketika Sahlan mempersilahkan pemuda ini masuk kedalam rumahnya , aku langsung diperlihatkan kamar yang akan aku tempati untuk beberapa hari. Ketika masuk ke dalam kamarnya ini seperti kamar orang tuanya yang lagi di luar kota.
Di dalam kamar aku mendengarkan suara seorang wanita yang sedang di dalam kamar mandi sedang menyanyi alunan lagu india. Suara nya sangat merdu. Ia merupakan adek dari kenalan teman barunya. Tetapi, setelah gadis tersebut keluar dari kamar mandi aku kaget karena yang keluar seperti gadis beralis tebal yang aku temui di stasiun tadi. Dia hanya bersalaman dengan ku tetapi tidak mengeluarkan suara apa-apa dari mulutnya. Dalam hati saya seperti orang bisu yang tidak bisa ngomong karena hanya menatap saya dan memberi senyuman. Ternyata dia bukan adik perempuan dari Sahlan melainkan gadis perempuan tersebut merupakan istri dari temannya pemuda tersebut.
Tetapi, setelah gadis tersebut keluar dari kamar mandi pemuda ini dibikin kaget karena yang keluar seperti gadis beralis tebal yang aku temui di stasiun tadi. Dia hanya bersalaman dengan ku tetapi tidak mengeluarkan suara apa-apa dari mulutnya. Ternyata dia bukan adik perempuan dari teman ku melainkan gadis perempuan tersebut merupakan istri nya Sahlan.
Istri Sahlan bernama Shakilla ia adalah gadis beralis tebal dan bermata cemerlang , ia sangat patuh kepada sahlan sebagai suaminya, dia seorang perempuan yang cantik dan pendiam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar